Idiom Bahasa Inggris Paling Berguna untuk Percakapan Sehari-hari

Idiom bahasa Inggris paling berguna untuk percakapan sehari-hari adalah yang benar-benar diucapkan penutur asli, bukan yang ada di buku teks. Berikut frasa yang layak dipelajari, lengkap dengan contoh nyata dan panduan kapan memakainya.

Dua orang mengobrol sambil minum kopi di meja kafe, salah satunya tertawa, balon percakapan melayang di atas mereka
Poin Penting: Idiom bahasa Inggris paling berguna untuk percakapan sehari-hari adalah frasa pendek dan umum seperti "get the hang of it," "come up," dan "call it a day" yang terus dipakai penutur asli dalam percakapan santai. Pelajari sedikit frasa secara mendalam, pahami situasi yang cocok untuk masing-masing, dan latih penggunaannya dalam percakapan nyata daripada menghafal daftar panjang.

Kenapa daftar idiom buku teks mengecewakan Anda

Sebagian besar daftar idiom justru jebakan. Anda diberi "raining cats and dogs" dan "piece of cake," lalu dilepas ke dunia nyata, padahal hampir tidak ada yang mengucapkan keduanya. Yang pertama adalah klise yang dihindari penutur asli, dan yang kedua terdengar kuno bahkan bagi anak tujuh tahun.

Masalahnya bukan karena idiom itu sulit. Masalahnya, buku teks mengumpulkan idiom demi kelengkapan, bukan demi kegunaan. Daftar 500 idiom memang terlihat mengesankan, tetapi tidak memberi tahu Anda mana yang benar-benar diucapkan orang pada Selasa sore di kantor.

Ini ujian yang lebih baik. Tanyakan pada diri sendiri: apakah saya akan mendengar ini dalam percakapan biasa minggu ini? Kalau jawabannya tidak, lewati saja. Idiom bahasa Inggris paling berguna untuk percakapan sehari-hari jauh lebih sedikit daripada yang disarankan kebanyakan buku, dan itu kabar baik. Pelajar yang menguasai 20 idiom dengan baik mengalahkan pelajar yang setengah hafal 200 idiom.

Riset tentang jumlah kosakata menyampaikan hal serupa dengan cara berbeda. Studi tentang berapa banyak keluarga kata yang benar-benar dibutuhkan pelajar untuk bahasa Inggris lisan sehari-hari secara konsisten menemukan bahwa inti yang relatif kecil sudah cukup untuk sebagian besar kebutuhan. Riset keluarga kata dari Nation dan Waring menunjukkan bahwa sekitar 2.000 sampai 3.000 keluarga kata mencakup sebagian besar bahasa lisan. Idiom bekerja dengan cara yang sama: segenggam frasa yang sering dipakai mengalahkan katalog panjang.

Apa yang membuat sebuah idiom benar-benar berguna

Sebelum masuk ke daftar, mari tetapkan kriterianya, karena kata "berguna" di sini benar-benar bekerja. Sebuah idiom layak masuk ke kosakata aktif Anda kalau memenuhi tiga syarat.

Pertama, frekuensi. Penutur asli memakainya secara rutin dalam situasi biasa, bukan hanya di film atau novel. Kedua, keluwesan. Idiom itu cocok di banyak konteks, bukan hanya satu skenario sempit. Ketiga, kemudahan dipelajari. Maknanya cukup dekat dengan kata-kata harfiahnya sehingga Anda bisa mengingatnya tanpa jembatan keledai.

Perhatikan apa yang tidak ada di daftar syarat itu: tingkat kesulitan. Idiom yang paling berguna bukan yang paling cerdas atau paling mengesankan. Yang berguna adalah yang membuat Anda terdengar natural tanpa usaha berlebih. Frasa seperti "come up" (artinya "terjadi" atau "muncul") memang tidak bergaya, tetapi muncul terus-menerus dalam percakapan nyata.

Itulah juga alasan daftar di bawah ini pendek. Saya menyingkirkan semua yang hanya muncul di novel, semua yang khusus satu daerah, dan semua yang terlalu sering diajarkan sampai jadi penanda pelajar buku teks. Yang tersisa adalah inti yang benar-benar dipakai.

15 idiom bahasa Inggris paling berguna untuk percakapan sehari-hari

Berikut daftarnya, dikelompokkan menurut fungsi tiap frasa dalam percakapan. Setiap contoh adalah sesuatu yang mungkin benar-benar diucapkan penutur asli minggu ini. Di Tutoro, frasa seperti ini muncul di dalam percakapan, bukan di layar hafalan, jadi Anda bertemu dengannya persis seperti saat Anda akan memakainya.

Untuk membicarakan masalah dan keterlambatan

  • Come up (sesuatu yang tak terduga terjadi): "Sorry I'm late, something came up at work." Ini salah satu idiom dengan frekuensi tertinggi dalam bahasa Inggris lisan, dan bisa dipakai untuk hampir semua gangguan mendadak.
  • Deal with (menangani masalah): "I'll deal with it tomorrow." Tidak selalu dihitung sebagai idiom, tetapi maknanya tidak harfiah, dan frasa ini ada di mana-mana.
  • Sort out (menyelesaikan, mengatur): "We need to sort out the schedule." Umum terutama di bahasa Inggris Britania, tetapi dipahami di mana saja.

Untuk menyetujui dan mengakhiri

  • Call it a day (berhenti bekerja): "It's getting late, let's call it a day." Anda akan mendengarnya di akhir hampir setiap hari kerja.
  • Sounds good (saya setuju): "Lunch at one? Sounds good." Secara teknis ini frasa tetap, bukan idiom, tetapi inilah frasa persetujuan paling berguna dalam bahasa Inggris santai.
  • Go ahead (lanjutkan, Anda punya izin): "Go ahead and start without me."

Untuk belajar dan memahami

  • Get the hang of it (belajar melakukan sesuatu): "It took me a week, but I got the hang of it." Cocok untuk menggambarkan keterampilan baru apa pun.
  • Figure out (memahami atau memecahkan): "I'm still trying to figure out how this works."
  • Make sense (masuk akal): "That makes sense." Salah satu respons paling sering dalam seluruh bahasa Inggris lisan.

Untuk usaha dan mencoba

  • Give it a shot (mencoba): "I've never cooked Thai food, but I'll give it a shot."
  • Keep at it (bertahan, terus berusaha): "Your English is improving, keep at it."
  • Take your time (jangan terburu-buru): "No hurry, take your time."

Untuk situasi sosial

  • Catch up (mengobrol dengan orang yang lama tidak bertemu): "We should catch up over coffee."
  • Hang out (menghabiskan waktu santai): "We're just hanging out at home tonight."
  • Run into (bertemu secara kebetulan): "I ran into Sarah at the supermarket."

Itulah seluruh daftarnya. Lima belas frasa, tidak ada yang sulit, semuanya sering dipakai. Kalau Anda menguasainya, Anda akan terdengar lebih natural daripada pelajar yang bisa melafalkan lima puluh idiom langka tetapi tidak pernah memakainya.

Cara melatih idiom agar benar-benar melekat

Mengetahui daftar tidak sama dengan memakainya. Jarak antara mengenali sebuah idiom dan memproduksinya secara spontan adalah titik tempat sebagian besar pelajar mandek. Berikut cara menutup jarak itu.

Pertama, pelajari setiap idiom di dalam kalimat utuh, bukan secara terpisah. Otak menyimpan frasa, bukan kata tunggal, jadi "something came up at work" masuk ke memori sebagai satu kesatuan. Saat situasinya muncul, seluruh frasa itu siap.

Kedua, kaitkan setiap idiom dengan situasi yang benar-benar Anda alami. Jangan hafalkan "catch up" sebagai definisi. Hafalkan sebagai "yang saya ucapkan ke teman lama yang ingin saya temui." Situasinya adalah pemicu, dan pemicu itulah yang membuat ingatan jadi otomatis.

Ketiga, pakai idiom itu dalam percakapan nyata sesegera mungkin. Di sinilah partner percakapan sangat membantu, karena sebuah idiom baru benar-benar menjadi milik Anda setelah Anda mengucapkannya dan dipahami. Mengucapkannya sekali dalam konteks lebih berguna daripada membacanya sepuluh kali.

Kalau Anda tidak punya partner percakapan yang siap kapan saja, sesi latihan percakapan bahasa Inggris dengan AI bekerja dengan cara yang sama: Anda mencoba frasa itu, mendapat balasan yang natural, dan melihat apakah frasa itu tersampaikan. Intinya adalah produksi, bukan sekadar mengulang.

Terakhir, ulangi lagi yang masih lemah. Frasa yang Anda pakai sekali lalu lupa belum benar-benar dikuasai. Frasa itu perlu muncul lagi beberapa hari kemudian, dalam kalimat berbeda, sampai akhirnya keluar tanpa usaha.

Tutoro mengajarkan kosakata di dalam percakapan, bukan di layar kartu hafalan, jadi idiom seperti "get the hang of it" muncul dalam sebuah kalimat, dipakai dalam balasan Anda, lalu kembali lagi dengan sendirinya karena aplikasi melacak kata dan frasa mana yang masih goyah bagi Anda. Ini cocok untuk pelajar yang ingin frasa menjadi otomatis dalam bicara, bukan sekadar tersimpan di daftar. Kalau Anda sudah punya partner percakapan rutin dan hanya butuh referensi, kemungkinan Anda tidak memerlukannya.

Kapan sebaiknya tidak memakai idiom

Idiom itu kuat, dan justru karena itu perlu batasan. Ada tiga situasi di mana langkah yang tepat adalah tidak memakainya sama sekali.

Pertama, tulisan dan pidato formal. Surat lamaran, jawaban wawancara kerja, atau presentasi ke klien sebaiknya lugas. "We need to sort out the budget" tidak masalah dalam rapat internal. Dalam laporan tertulis, "We need to resolve the budget issue" lebih baik. Idiom menandakan keakraban, dan kadang yang dibutuhkan justru formalitas.

Kedua, saat ketepatan itu penting. "Something came up" sengaja dibuat kabur. Kalau atasan Anda perlu tahu persis kenapa Anda melewatkan tenggat, kekaburan justru terbaca sebagai menghindar. Pakai idiom untuk memberi warna, bukan untuk menyampaikan fakta.

Ketiga, saat Anda tidak yakin dengan nadanya. Sebagian idiom membawa sedikit sindiran atau sarkasme dalam konteks tertentu, dan salah menempatkannya lebih buruk daripada tidak memakai frasa itu. Kalau ragu, katakan saja secara lugas. Pelajar yang berbicara dengan bahasa Inggris yang jelas dan sederhana selalu dihormati. Pelajar yang salah memakai idiom tidak.

Ada juga catatan praktis soal idiom dan ujian bahasa. Deskriptor band IELTS Speaking memberi nilai lebih untuk "kosakata yang jarang dipakai dan idiomatik" pada band tinggi, tetapi hanya kalau dipakai dengan tepat. Idiom yang dipaksakan dan sedikit salah justru bernilai lebih rendah daripada tidak dipakai sama sekali. Pakai lima belas frasa di atas, gunakan dengan benar, dan Anda aman.

Cara tahu Anda memakainya dengan benar

Kegagalan paling umum dengan idiom bukanlah lupa. Kegagalannya adalah memakainya dengan cara yang hampir benar, dan itu sering lebih buruk daripada tidak memakainya sama sekali. Berikut cara memeriksa diri sendiri.

Dengarkan balasannya. Saat Anda memakai idiom dengan benar, percakapan mengalir. Lawan bicara tidak berhenti, tidak terlihat bingung, dan tidak beralih ke bahasa yang lebih sederhana demi Anda. Kalau salah satu dari itu terjadi, kemungkinan frasa Anda tidak tersampaikan dengan tepat.

Perhatikan apakah idiom itu cocok dengan tingkat formalitasnya. "Hang out" untuk teman, bukan untuk rapat dengan klien. "Call it a day" untuk mengakhiri pekerjaan, bukan untuk mengakhiri hubungan. Konteks, bukan kamus, yang memberi tahu Anda apakah penggunaannya tepat.

Terakhir, kumpulkan bukti. Setiap kali Anda mendengar penutur asli memakai salah satu dari lima belas idiom Anda, catat kalimat dan situasinya persis. Itu konfirmasi gratis. Seiring waktu Anda membangun peta pribadi tentang kapan setiap frasa aman dipakai, dan peta itu lebih berharga daripada buku teks mana pun.

Targetnya bukan memakai idiom terus-menerus. Penutur asli juga tidak begitu. Targetnya adalah punya idiom yang siap dipakai, dengan benar, untuk momen-momen ketika frasa itu memang pilihan yang natural. Lima belas frasa, dipakai dengan baik, sudah cukup membawa Anda ke sana.

Common questions

Berapa banyak idiom bahasa Inggris yang sebenarnya perlu saya pelajari?

Jauh lebih sedikit daripada yang disarankan kebanyakan buku teks. Sekitar 15 sampai 20 idiom berfrekuensi tinggi sudah mencakup sebagian besar percakapan sehari-hari, karena penutur asli terus-menerus memakai kumpulan kecil yang sama. Kuasai daftar pendek secara mendalam daripada setengah hafal ratusan idiom, dan Anda akan terdengar lebih natural daripada pelajar dengan kosakata besar tetapi tidak terpakai.

Apa idiom yang paling umum dipakai penutur asli bahasa Inggris?

Yang paling umum justru frasa sederhana seperti 'come up,' 'deal with,' 'sort out,' 'call it a day,' 'get the hang of it,' 'figure out,' 'make sense,' 'give it a shot,' dan 'catch up.' Frasa-frasa ini muncul terus-menerus dalam percakapan santai karena cocok di banyak situasi dan mudah diingat.

Apakah saya boleh memakai idiom saat wawancara kerja?

Umumnya tidak. Idiom menandakan keakraban, sedangkan wawancara biasanya menuntut bahasa yang jelas dan tepat. Frasa sederhana yang akurat selalu lebih aman daripada idiom yang dipakai sedikit salah atau di tingkat formalitas yang keliru. Simpan idiom untuk percakapan santai dengan teman dan kolega, bukan untuk situasi formal.

Bagaimana cara mengingat idiom dan memakainya secara natural?

Pelajari setiap idiom di dalam kalimat utuh dan kaitkan dengan situasi nyata yang Anda alami, misalnya mengucapkan 'catch up' kepada teman lama. Lalu pakai frasa itu dalam percakapan nyata sesegera mungkin. Memproduksinya dalam konteks, lalu mengulanginya beberapa hari kemudian, membangun ingatan otomatis yang Anda butuhkan.

Apakah buruk kalau saya salah memakai idiom?

Ya, memakai idiom dengan sedikit kesalahan biasanya lebih buruk daripada tidak memakainya sama sekali, karena bisa membingungkan pendengar atau terbaca sebagai menghindar. Dalam ujian seperti IELTS, bahasa idiomatik hanya bernilai kalau dipakai dengan tepat. Kalau Anda tidak yakin dengan nada atau konteksnya, katakan saja secara lugas.

← Semua artikel